Pernahah kalian berpikir betapa sulitnya menemukan cinta dilingkungan
yang penuh dengan laki laki. Seperti namanya STM (Sekolah Teknologi Menengah) sekarang menjadadi SMK 2 di manapun berada kalo ada SMK 2 pastiu identik dengan nama STM, dan
sudah pasti hampir 90% pelajarnya adalah laki laki dan hanya 10%
perempuannya, bahkan dari 10% tersebut mungkin hanya 4% perempuan yang
bersifat lebih feminim dan 6% nya adalah perempuan yang agak sedikit
laki (Tomboy) .
Bisakah kalian bayangkan betapa sulitnya Anak STM mencari cinta, dapat
diibaratkan bagai mencari jarum ditumpukan jerami, mungkin hanya sedikit
orang yang beruntung saja yang bisa menemukan jarum tersebut.
Sedikit cerita tentang kehidupan di STM, mari kita kesampingkan dulu
masalah percintaan, Karena sekolah teknik otomatis setiap siswanya
diwajibkan harus bisa dan terbiasa berhadapan dengan mesin mesin, alat
alat mekanik, dan peralatan peralatan sefety ( pengaman diri ) mungkin
karena pelajaran di stm selalu berkaitan dengan Fisik, jadi pelajar stm
selalu dipandang sebagai pelajar yang berprilaku keras, tidak sopan,
tidak disiplin, suka membangkang, dan suka berkelahi. Padahal
kenyataanya malah sebaliknya, karna anak stm selalu berhadapan dengan
mesin jadi kami diharuskan bekerja dengan hati hati ( teliti ), anak stm
selalu ditekankan untuk datang tepat waktu (disiplin), didalam
dingkungan sekolah anak stm harus berpakaian rapi dan tidak boleh
memiliki mode/ style rambut yang tidak senonoh ( sopan ), jika salah
satu pelajar stm ada yang membuat kesalahan maka pelajar tersebut harus
menerima hukuman yang diberikan (tidak membangkang), dan yang terakhir
sebenarnya anak stm itu tidak pernah membuat onar/perkelahian, jika pun
ada mungkin mereka hanya membela diri dan membela nama baik sekolah
(tidak suka berkelahi).
Disamping semua itu kita kembali lagi ke urusan cinta anak STM, karna
hanya sedikit terdapat pelajar wanita di stm jadi kami diharuskan
mencari pasangan dari sekolah lain, tapi menurut saya itu akan menambah
problem kami, karena kami anak stm tidak begitu unggul dalam urusan
fashion berpakaian untuk menarik hati pelajar wanita dari sekolah lain,
berbanding terbalik jika dibandingkan dengan para pelajar lelaki dari
SMA mereka selalu bisa memilih fashion penampilan mereka karna disekolah
SMA tidak diharuskan untuk Bergulat dengan Mesin seperti halnya di STM.
Maka dari itu sepertinya kami harus memutar otak agar dapat menarik
hati perempuan dari sekolah lain mungkin ini akan sulit karena yang kami
miliki hanya Fisik, dapat kah kami mengandalkan Fisik ??
Mungkin tidaklah cukup jika hanya bermodalkan Fisik, karena fisik tidak
selamanya menarik, jadi kami setidaknya harus mendalami dan mempelajari
bagaimana itu cinta dan kesetiaan, mungkin itu akan menjadi modal kami
untuk merebut hati perempuan sekolah lain, karna jika kami memiliki
Fisik, Cinta dan Kesetiaan itu sangat lah sempurna jika dibandingkan
dengan Pelajar SMA yang memiliki Fashion, Harta, dan Cinta. tapi
tidaklah mudah kami mempelajari cinta karna kami hidup dilingkungan yang
keras. Tetapi kami tetap berusaha keras agar kami bisa mempelajari
Cinta dan Kesetiaan (sedikit alay memang kata-katanya).
Jadi tidaklah mudah bagi anak STM untuk mendapatkan cinta sejatinya,
cinta yang selalu di impikan, cinta yang sangat sulit tuk didapatkan,
cinta yang selalu bersamanya. jadi jikalau anda pernah dekat atau sedang
dekat dengan anak STM maka anda harus belajar menghargai usaha mereka,
jangan sia siakan perjuangan mereka karena
“Jika anda tidak pernah menghargai seseorang maka anda akan menyesal dikemudian hari”
Mungkin suatu hari nanti anda lah orang yang berada disamping mereka saat mereka mendapatkan kesuseksesannya.
This entry was posted
on 18.55
.
You can leave a response
and follow any responses to this entry through the
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.
