Secret Admirer
Posted
Diantara
kalian pernah ada yang jadi secret admirer alias pengagum rahasia?? Kalo ada
pasti rasanya nggak enak banget, gue berani bilang begitu karena gue pernah
mengalaminya. Baru-baru ini pernah jadi pengagum rahasia macam secret admirer
gitu. Lebih tepatnya mengagumi seseorang tanpa orang itu tahu kalo gue
mengagumi dirinya. Inget yah Kagum bukan Cinta! Gue Cuma bisa liat dari jauh setiap
apa yang doi lakukan. Gue seperti alien nyasar yang tiba-tiba suka stalk akun
doi seharian
Jadi secret
admirer nggak ada enak-enaknya sedikitpun. Enggak enak, nyesek iya. Itu kaya
gue ikut lomba lari marathon tapi salah rute. Udah cape lari jauh-jauh malah
salah jalan. Hasil nggak didapat, kaki gempor iya. Coba bayangin untuk apa kita
suka perhatiin orang, padahal pada akhirnya kita tahu kita nggak akan dapat apa
apa dari si doi. Udah cape tenaga cape hati juga. Penginnya sih kasih-kasih
kide sedikit, biar doi tahu ada orang yang mengagumi dirinya. Gue pengen banget
ngirim lewat chat, surat atau semacamnya yang pening doi tahu kalo gue yang
ngirim kalimat “Let me be your secret admirer”
Gue selalu
pasang muka kuda tiap kali ngeliat doi. Kenapa gue bilang muka kuda? Karena
kuda itu pake kacamata dimana pandangannya hanya fokus di satu titik. Begitupun
yang terjadi sama gue. Dan ketika doi sadar ada yang merhatiin dia, gue
buru-buru ubah muka kuda menjadi muka bunglon. Gue keluarin jurus kamuflase gue
dan diem kayak batu agar ngga ketahuan.
Seterusnya
pun akan seperti itu. Gue hanya bisa ngeliat doi dari kejauhan. Saking jauhnya
sampai nggak kelihatan. Ternyata mata gue yang sirep. Namanya juga secret
admirer (bukan secret serve, pengawal presiden Amerika) nggak lucu kalo gue teriak-teriak ke doi dan
bilang
“I’m your
secret admirer!!!! Woyy I’m your secret admirer!”
Cukup lama
gue jadi secret admirer. Hingga pada akhirnya gue sadar, gue mengagumi orang
yang salah, doi mggak seperti yang gue kira. Beberapa hal yang nggak gue suka
ternyata ada di dirinya. Mulai saat ini gue mutusin untuk berhenti jadi Secret
admirernya. Nggak ada lagi yang namanya pengagum rahasia. Lucu bin wagu gue
mengagumi seseorang, kemudian memutuskan untuk berhenti mengaguminya tanpa doi
tau sedikitpun.
Keliatan
bodoh memang. Kesanya gue ini Cuma cowo penakut yang ngga berani ngomong jujur
ke cewe. Gue melakukan ini semata-mata karena ada alasannya. Yang pertama gue
udah mencoba untuk care ke doi tetapi keliatannya doi cuek banget. Alasan yang
kedua gue ingin menjaga prinsip yang selama ini gue pegang, nggak ada cinta
sebelum cinta itu sudah 100% halal. Jika pun ada, gue akan berusaha untuk
mengubah cinta itu menjadi rasa kagum.
Gue nggak
pernah nyesel hal ini terjadi dalam hidup gue. Gue jadikan “secret admirer”
sebagai proses hidup yang mesti gue lalui untuk jadi pribadi yang lebih baik.
Kalo gue nggak lewati ini, gue ngga akan pernah tahu gimana rasanya jadi Secret
Admirer. Yaa walaupun rasanya bikin enek di perut.
Pesan gue
buat semuanya, jangan liat buku dari sampulnya. Seseorang bisa keliatan baik di
didepan, padahal kita ngga pernah tahu dia dibelakang. Satu lagi, jadikan
kesalahan yang pernah dilakukan menjadi tombak untuk jadi hamba yang lebih
baik. Yang terakhir dan paling penting menurut gue, akan jauh menyenangkan
menjadi yang “dikagumi” dari padayang “mengagumi”
This entry was posted
on 05.59
.
You can leave a response
and follow any responses to this entry through the
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.
